UPTD SMK Negeri 1 Sarudu resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Pendaftaran ini menjadi kesempatan bagi para lulusan SMP/sederajat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan pilihan program keahlian yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Pelaksanaan SPMB tahun ini dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama akan berlangsung mulai tanggal 25 Mei hingga 2 Juni 2026, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada tanggal 24 hingga 27 Juni 2026. Pihak sekolah mengimbau calon peserta didik untuk segera mempersiapkan diri dan melengkapi seluruh berkas yang dibutuhkan.

Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain mengisi formulir pendaftaran, melampirkan fotokopi akta kelahiran, kartu keluarga, ijazah atau surat keterangan lulus, serta pas foto ukuran 3x4 sebanyak empat lembar. Bagi calon peserta didik yang memiliki KIP atau PKH, juga diwajibkan melampirkan fotokopi sebagai dokumen pendukung.

Dalam proses penerimaan, terdapat beberapa jalur pendaftaran yang dapat dipilih, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Jalur ini memberikan kesempatan yang lebih luas dan adil bagi seluruh calon peserta didik sesuai dengan kondisi masing-masing.

Pada tahun ajaran ini, UPTD SMK Negeri 1 Sarudu membuka dua program keahlian unggulan, yaitu Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) serta Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP). Jurusan TKJ membekali siswa dengan keterampilan di bidang teknologi informasi, jaringan komputer, dan troubleshooting perangkat IT yang sangat dibutuhkan di era digital. Sementara itu, jurusan ATP fokus pada pengelolaan dan pengembangan usaha di bidang perkebunan, mulai dari teknik budidaya hingga pemasaran hasil pertanian.

Kepala UPTD SMK Negeri 1 Sarudu menyampaikan bahwa SPMB tahun ini diharapkan mampu menjaring peserta didik yang memiliki semangat belajar tinggi dan siap menghadapi tantangan masa depan. “Kami berkomitmen memberikan pendidikan berkualitas yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga praktik sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri,” ujarnya.

Dengan dibukanya SPMB ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mengembangkan potensi diri melalui pendidikan kejuruan, khususnya di bidang teknologi dan agribisnis, guna meraih masa depan yang lebih cerah.